Air Mancur Sempor, Destinasi Ziarah Mata Air Suci Gratis di Sleman dengan Fasilitas Lengkap dan Warung Malam yang Hangat
| Pancuran Sempor Malam hari (YT/KalurahanTridadi) |
Bingung cari wisata religi di Sleman, cobain deh untuk datang Air Pancuran Sempor. Disini, pengunjung dapat melihat sebuah situs yang oleh masyarakat setempat dianggap sebagai tempat yang memiliki nilai spiritual. Lokasinya situs ini berada di Dukuh Beteng, Tridadi, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.
Pancuran Sempor ini sendiri merupakan sebuah mata air yang muncul di bawah Pohon Gayam. Untuk mempermudah penggunaan air, terdapat beberapa peralon yang nantinya dapat digunakan oleh peziarah.
Melalui pancuran tersebut, banyak pengunjung yang berziarah di area ini untuk melakukan ritual mandi dan tirakat. Airnya yang kramat ini dipercaya peziarah dapat memberikan kesembuhan, dan membersihkan diri secara spiritual. Untuk menunjang kenyamanan peziarah, tersedia juga fasilitas kamar mandi yanng dapat digunakan.
Peziarah juga dapat melakukan meditasi dan refleksi di Pancuran Sempor. Terdapat beberapa fasilitas seperti gazebo yang dapat digunakan untuk bermeditasi mencari kedamaian.
Konon, Pancuran Sempor ini memilliki sejarah yang menarik. Dahulu tempat ini pernah digunakan oleh Pangeran Diponegoro untuk menyepi dan dijadikan tempat menyusun strategi. Selain itu, terdapat juga beberapa sisa sisa arsitektur Belanda dari VOC yang berfungsi unntuk mengawasi sang pangeran. Maka dari itu, Pancuran ini memiliki kaitan erat dengan sejarah Kesultanan Yogyakarta
Selain pohon gayam, terdapat juga sebuah pohon beringin tua yang sangat besar. Batangnya yang berlubang biasanya dipakai tempat untuk meletakkan sesajen.
Walaupun dikeola dan dirawat baik oleh masyarakat sekitar, tapi Pancuran Sepor ini tidak memiliki juru kunci resmi. Maka dari itu, tempat ini terbuka bagi siapapun untuk datang dan menjalankan ritual sesuai dengan kepercayaan masing masing.
Pancuran Sempor ini terbuka 24 Jam non stop. Bahkan, pengunjung dapat datang ke Pancuran Sempor ini pada tengah malam hari. Biasanya terdapat warung disekitaran area seperti angkiringan. Jadi, peziarah dapat sekalian mampir menikati makanan dan minuman hangat yang disedikan.
Tidak ada tiket resmi, tetapi pengunjug dapat memberikan donasi sukarela untuk perawatan tempat. Tersedia juga area parkir yang memadai dan mushola.
Secara keseluruhan, Pancuran sempor ini sangat direkomendasikan bagi peziarah untuk melakukan ritual ataupun mandi. Suasananya yang tenang juga dapat digunakan untuk bermeditasi mencari ketenangan. Kebersihan dan fasilitas juga memadai dengan adanya tempat parkir, kamar mandi, mushola, gasebo, dan warung malam.