Pantai Trisik, Pantai Kulon Progo yang berpasir Hitam Memesona dengan Sunsetnya yang Memukau!

🎒 Poin Kunci :
  • Terletak di ujung timur Kabupaten Kulon Progo, tepatnya di Desa Banaran dekat muara Sungai Progo, Pantai Trisik menawarkan lanskap pesisir berpasir hitam dengan ombak besar dan vegetasi cemara yang menciptakan suasana rindang, khususnya pada pagi hari
  • Selain menjadi lokasi populer untuk menikmati matahari terbit dan terbenam serta berolahraga, pantai ini memiliki nilai tambah berupa fasilitas penangkaran penyu di mana wisatawan dapat mengamati telur dan tukik, serta opsi rekreasi lain seperti wisata kuliner dan wahana delman
  • Destinasi ini mudah dijangkau melalui Jalur Lintas Selatan (JLS) dengan biaya masuk yang hanya berupa retribusi parkir terjangkau, namun akses kendaraan roda empat berdimensi tinggi masih terbatas akibat adanya jembatan kayu, meskipun fasilitas penunjang seperti toilet, mushala, dan parkir sudah tersedia lengkap

Pemandangan Sunset Pantai Trisik

Jika anda berkunjung ke Kulon Progo, jangan lewatkan Pantai Trisik yang menyimpan daya tarik tersembunyi. Sebagai pantai yang paling timur di Kulon Progo, Pantai Trisik sangat mudah diakses. Pantai ini sendiri berada di Desa Banaran, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta yang berdekatan dengan muara Sungai Progo. 


Layaknya pantai terkenal Yogyakarta lainnya, Pantai Trisik menawarkan pantai berpasir hitam dengan deburan ombak yang cukup besar. Beberapa pepohonan cemara juga terlihat tumbuh di sekitar pantai.


Pantai ini hingga saat ini selalu ramai dikunjungi oleh warga Yogyakarta dan sekitarnya. Biasanya pantai ini ramai dikunjungi ketika pagi atau sore hari. Pada siang hari, cuaca cukup panas sehingga tidak disarankan untuk datang pada waktu ini. 


Ketika sore hari, pengunjung dapat menikmati keunikan pemandangan matahari terbenam. Tak kalah menarik, pada pagi hari juga menawarkan suasana pantai yang sejuk dan rindang.


Di sini, wisatawan dapat menikmati pemandangan pantai sambil bermain pasir dan bermain air ombak ataupun cukup duduk dipinggir pantai saja. Selain itu, dapat juga makan ataupun nyemil di pinggir pantai. 


Biasanya di pagi hari banyak pedagang yang berjualan makanan berat ataupun jajanan ringan. Maka dari, banyak warga lokal yang berolahraga seperti lari atau bersepeda ke Pantai Trisik yang kemudian mencari sarapan di sini. Harga yang dipatok pun cukup normal. 


Ramainya pengunjung di Pantai Trisik pada pagi hari (ig/southkulonprogo)

Disisi lain, terdapat juga penangkaran penyu di sekitar pantai ini. Wisatawan dapat secara gratis melihat telur telur penyu ataupun tukik yang sedang dibiakkan. Jika beruntung, mungkin bisa berkesempatan untuk melepaskan tukik dalam suatu acara yang diadakan pada waktu waktu tertentu. 


Pada momen momen tertentu, terdapat juga wahana naik delman. Bagi yang tertarik berkeliling kawasan Pantai Trisik dapat mencoba wahana ini. 


Secara keseluruhan pantai ini cukup memiliki fasilitas yang lengkap. Terdapat parkir yang luas, toilet, mushala, dan warung. Untuk masuk ke area Pantai trisik ini hanya perlu membayar biaya parkir saja. Untuk sepeda motor dikenakan biaya Rp3.000. 


Akses menuju tempat ini cukup mudah di jangkau. Pantai ini dapat dijangkau melalui Jalur lintas Selatan (JLS). Namun, saat ini hanya dapat diakses oleh kendaraan beroda 2 dan 4 yang tidak memiliki ketinggian yang tinggi. Pasalnya terdapat jembatan yang terbuat dari kayu yang hanya dapat dilintasi oleh mobil dan motor. 


Posting Baru Posting Lama
No Comment
Add Comment
comment url